34. Kilauan Bulan (2)
34. Kilauan Bulan (2)
Sang bulan membasuh luka batinku
Kilauan manisnya mulai mendekapku
Begitu indah mencairkan kebekuan hatiku
Untuk sesaat aku terpaku
//
Memandang terangnya yang tak pernah jemu
Sinarmu bertahta menghapus gelap
Menembus lorong kegelapan hadirkan galau
Kan kuanyam benang cahayamu hangatkan malam
//
Bahagiakan relung jiwa ini agar tersinari
Bulan, peluklah kegelapan hatiku ini
Yang begitu gamang meniti jalan hidup ini
belailah pengapnya asmara di dada ini
//
Bersihkanlah luka gores di hati ini
Bulan, memandangmu membuatku paham sebuah arti
Bahwa keindahan tak harus selalu didekati dan dimiliki
Namun hanya sekedar di tatap dan dikagumi
//
Jati, 130326
21.04
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan