Sulastri Lastone Peot

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
DIAJAK DOLAN
Gambar: dokumen pribadi

DIAJAK DOLAN

Aku kaget njumbul sithik. Tiba-tiba Mbak Yanti membisikkan sesuatu. Namun, apa yang dibisikkan ke telinga, membuatku masih kurang paham.

Celutukku, "Njenengan ki mbisikin apa sih? Kok ngomongnya nggak jelas! Mbok yao volume suaranya dikencengin dikit!"

Teman-teman yang ada di sekitar kami saling berpandangan. Lalu, pandangan mereka sesekali menuju ke arahku. Tatapan mata mereka menunjukkan sangat keheranan.

"Sepertinya mereka kebingungan. Aku harus introspeksi diri," batinku.

Aku segera meneliti sesuatu yang mungkin menempel di tubuhku. Kuraba-raba seluruh tubuhku. Hingga kutemukan benda yang menempel di telingaku. Hmm ... ini dia biang keroknya. Dia ternyata headset.

Pantesan. Hanya mulutnya Mbak Yanti saja yang terlihat komat-komit.

Akhirnya, setelah headset kulepas, baru pendengaranku normal. Ternyata dari awal, Mbak Yanti sudah bilang, jikalau usai mengajar akan mengajakku dolan bersama teman-teman satu sekolahannya, ke daerah sekitar Ambarawa yaitu Benteng Pendem dan Dolan Sawah.

Mendengar sebutan dolan sawah, anganku melayang puluhan tahun silam ketika aku membantu Bapak di sawah. Seringnya di sawah terutama saat padi menguning dan panen, membuat aku semakin tak terlihat saat berdiri di samping pintu yang berwarna gelap. Keren pokoknya. 🌾🌾🌾 🌾🌾🌾🌾🌾🌾

Ambarawa, 9 Januari, 2026

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post