MAAG BERJAMAAH
[Kita sudah otewe menuju Ungaran] tulis Mbak Dew melalui grup Whats'App, yang meluncur bersama Mas Een dari Kecamatan Tuntang.
[Saya menyusul ya .... Ada kepentingan lain], chat dari Mas Firman.
Senin, 9 Februari 2026, kami sepakat berkumpul di Korwil Biddik Kecamatan Ungaran Barat. Tak lama, kami berenam meluncur ke Semarang melalui jalur cepat yaitu tol.
Tiba di lokasi tujuan yaitu Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah, kami berenam plus Mas Firman, menuju ke resepsionis. Kami menanyakan syarat menjadi anggota perpustakaan. Oleh petugas, kami diarahkan ke tempat registrasi online.
Kami segera mengikuti saran petugas resepsionis. Usai mengisi form online, kami menuju ruangan untuk mencetak kartu anggota. Prosesnya cepat. Hanya sekitar 5 menit, jadilah kartu anggota perpustakaan yang dikirim melalui email. Alhamdulillah.
Oleh petugas, kami juga diarahkan ke ruangan khusus. Di ruangan tersebut kami berbincang-bincang dengan Bu Dwi, tentang literasi berbasis kegiatan yang menghasilkan pendapatan. Untuk lebih jelasnya, silakan berkunjung ke Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah.
Tiba-tiba, Mbak Maria Utami berseru hingga membuat kami yang masih di ruangan kaget, "Bu, ayo cepetan pulang. Mbak Dewi sakit. Maag-nya kambuh!"
Tak berselang lama, Mbak Wiwin menyahut, "Maag-ku juga kumat nih!"
"Aku juga!" teriak Mas Een yang tetiba berlari menuju kendaraan.
Aku pun kaget setengah hidup. Sakit maag kok bisa beruntun.
Kami segera menuju kendaraan. Kami pulang. Di dalam kendaraan kami bicara seperlunya.
Akhirnya, kendaraan tiba di Ungaran. Namun ... kendaraan memasuki area Pujasera, tempat makan.
"Kita tak perlu beli obat maag. Kita perlunya makan siang sekalian malam," ujar Mbak Jumriyah.
Owalah ternyata LAPAR.
Ungaran, 12 Februari 2026




Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
