Sulastri Lastone Peot

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
KAGETAN KECIL SUPAYA BAYI MENANGIS
Gambar: hasil karya pribadi

KAGETAN KECIL SUPAYA BAYI MENANGIS

Usai membaca artikel tentang dokter yang sengaja memberi kagetan kecil supaya bayi mau menangis. Intinya, tangisan pertama juga mengubah sirkulasi darah secara drastis dari model janin ke model manusia normal.

Saya teringat kira-kira dua puluh tiga tahun yang lalu. Usai salat Subuh, saya bersih-bersih rumah. Ketika membuang sampah, kok sepertinya ada sesuatu di tetangga depan rumah saya.

Saya segera menuju rumah tetangga dan nyelonong masuk. Ternyata tetangga saya di kamar dengan posisi seperti mau melahirkan.

Entah keberanian dari mana saya juga kurang paham. Berhubung tetangga posisi di lantai, spontan saya duduk dengan gaya seorang bidan yang menolong pasiennya.

Semua saudaranya kebetulan di kamar, termasuk suaminya. Kami lalu berdoa memohon kepada Allah semoga keadaan baik-baik saja. Kabarnya bidan sedang dalam perjalanan.

Entah berapa lama menunggu saya tak tahu. Pastinya, sangat lama. Tiba-tiba bayi lahir.

Ketika bayi sudah menghirup udara bebas, dia tidak menangis. Seketika saya teringat (dari hasil membaca), kalau bayi lahir harus menangis. Saya juga mendengar nenek si jabang bayi bersuara, "Bayinya di balik, terus punggungnya ditepuk, Bu."

Saya berusaha untuk membalikkan badan bayi yang licin karena ketuban. Tiba-tiba tangan bayi bergerak hingga menyentuh tali pusat. Rupanya Allah memberi petunjuk. Saya perhatikan dengan saksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya, ternyata tali pusat melilit leher.

Seketika itu juga saya teringat (dari hasil membaca), jika tali pusat melilit leher bayi harus segera dilepas agar leher bayi tidak tercekik.

Dua kali putaran saya melepaskan tali pusat yang melilit leher bayi. Tiba-tiba ... oek ... oek ... dan seterusnya.

Alhamdulillah. Bayi menangis. Plong jiwa ini. Plong bertambah karena bidan pun datang dan siap memotong tali pusat.

Akibat peristiwa pagi itu, badan terutama tangan saya seharian gemetaran. Bukan karena kurang makan, melainkan karena shock. Berjalan pun kayak orang ngantuk berat, tapi nggak ketemu kasur. Hahaha ....

Gedanganak, 19 Maret 2026

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post