KEJUJURAN
Empat jam, waktu yang disampaikan panitia kepada para peserta lomba Menulis Cerita. Butuh waktu cukup lama untuk menghasilkan tulisan keren dari anak-anak hebat yang mewakili kecamatannya. Waktu yang cukup lama karena membutuhkan ketelitian, juga dialami para juri saat menilai hasil tulisannya.
Beberapa waktu kemudian, satu per satu anak-anak mulai mengumpulkan hasil tulisannya. Sesuai ketentuan, tulisan yang sudah dikirim anak-anak hebat, baru dikirimkan panitia ke dewan juri. Usai menerima hasil tulisan, dewan juri siap beraksi.
Dewan juri siap menilai hasil tulisan anak-anak hebat secara objektif. Membaca dengan teliti serta sungguh-sungguh, bersikap netral dan bebas bias (Hanya menilai tulisan. Abaikan penulisnya).
Juri harus menjadi penyaring yang adil dan pembimbing yang jujur. Tak hanya menentukan siapa yang menjadi pemenang, tetapi juga membantu penulis melihat letak kuat dan lemahnya hasil tulisan. Juri juga harus paham unsur tulisan yang bagus. Mulai dari ide & orisinalitas/kesesuaian tema, gagasannya segar atau cuma daur ulang, menunjukkan bagian tulisan yang kurang, dan berdiskusi bukan buat menang argumen, tetapi mencari penilaian paling adil.
Apabila terpenuhi, maka juri pun akan mudah menemukan calon pemenang tanpa drama. Tetap pada kunci: juri wajib bersikap jujur dan memegang teguh amanah. Dijamin aman, damai, tenang, dan bahagia.
Salam Literasi 👆
Kabupaten Semarang, Mei 2026

Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
