Sulastri Lastone Peot

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
SEMINAR ASOSIASI GURU PENDIDIKAN PANCASILA INDONESIA
Gambar: Dokumen pribadi

SEMINAR ASOSIASI GURU PENDIDIKAN PANCASILA INDONESIA

Seminar yang berlangsung di Pendapa Rumah Dinas Bupati Semarang, pada Sabtu, 9 Mei 2026, mengambil tema Peran Guru Pancasila di Era Digital. Seminar dihadiri Bupati Semarang Ngesti Nugraha dan Ketua AGPPI Jawa Tengah, diikuti oleh 80 peserta yang terdiri dari para guru SMP/MTs, SMA/SMK/MA se-Kabupaten Semarang.

Sebelum seminar dimulai, telah dilaksanakan pelantikan pengurus AGPPI (Asosiasi Guru Pendidikan Pancasila Indonesia) wilayah Kabupaten Semarang yang diketuai Firman Wahono, S.Pd. dari SMP Negeri 4 Ambarawa. Selain menjadi Ketua AGPPI Kabupaten Semarang, Firman Wahono juga menjadi Sekretaris Duta Literasi Kabupaten Semarang. Dalam kegiatan tersebut, secara khusus mengundang anggota Duta Literasi Kabupaten Semarang untuk menghadiri seminar.

Peran Guru pendidikan Pancasila di Era Digital disampaikan oleh Prof. Dr. Subyantoro, M.Hum. Rektor UNW dan Merawat Kebinekaan dan Memperkokoh NKRI dengan Semangat Pancasila oleh Ida Zahaa Adibah Rektor UNDARIS.

Di tengah derasnya arus informasi digital, Pendidikan Pancasila menghadapi berbagai tantangan baru yang menuntut respons strategis dari para pendidik dan pemangku kebijakan. Tantangan tersebut di antaranya hoaks dan misinformasi (konten negatif), kesenjangan digital (ketimpangan akses dan kompetensi guru, serta distraksi gadget (media sosial menggerus fokus belajar siswa).

Kebinekaan sebagai kekayaan, yang memberikan identitas dan karakter kuat pada Indonesia. Strategi merawat kebinekaan dalam kehidupan sehari-hari dapat melalui mengembangkan sikap toleransi dan empati, gotong royong dan kerja sama, dialog antaragama dan antarsuku, serta cerdas dalam bermedia sosial (tidak menyebarkan ujaran kebencian dan berita bohong yang dapat memecah belah.

Di akhir seminar ada tanya jawab dari peserta ke narasumber. Peserta yang menyampaikan pertanyaan yaitu Slamet, David, Rahayuningsih, dan Suswanto.

Kabupaten Semarang, Mei 2026

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post