RUJAKAN MALAM HARI
Siapa bilang rujak cuma enak dimakan siang hari?
Katanya "rujak itu teman panas-panas". Lah ini malah dinikmatin pas malam, pas angin mulai bertiup kenceng. Kebetulan malam ini angin super kenceng gaeis 😆
Sambelnya nggak usah bikin. Ini sambel sisa rujak kemarin. Rujak hasil pengasihan, sambelnya kan masih sisa. Tinggal nambahin melon dan apel. Ya, rujakan lagi. 🍎🍈🌶️
Gigit pertama, kruuuk ....
Lidah langsung bergetar. Pedasnya gak bakalan nampol, alias gak pedhes. Asemnya nyegerin, manis gula merahnya nenangin.
Keringetan? Enggaklah. Kan nggak pedhes. Lagian makan rujaknya kan malam. Nagih? Banget.
Rujak emang gak kenal waktu. Siang buat nyegerin, malam buat teman ngadhep laptop. Hahaha ....
Setelah dipikir-pikir, hidup itu kayak rujak. Harus ada pedesnya, asemnya, manisnya. Baru berasa. Cuwiwit 😉
Gedanganak, 23 Juli 2026
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
