RUJAK MINIMALIS
Aku bikin rujak. Cabe cuma satu karena aku gak suka pedes, gula merah, dan terasi secukupnya. Eh, plus garam. Buah melon dan pepaya kuiris dan kutaruh di mangkuk.
Selesai nyambalnya, siap santap. Dengan gerak cepat secepat kilat, irisan kedua buah tersebut kunikmati. Tak terasa beberapa saat kemudian ...
Sambal mulai menipis. Tinggal dikit. Kayak tabungan akhir bulan. Giliran nengok buahnya... astagfirullah.
Pepaya tinggal seiris. Tipisnya kayak KTP.
Melon juga tinggal seiris. Bentuknya udah pasrah.
Sambalnya?
Pas digigit... yang kerasa cuma pedes dan penyesalan.
Tapi yaudah. Yang penting tetep rujak.
Namanya juga usaha. Daripada nggak ada sama sekali kan?
Besok aku bikin lagi. Kalau ada buahnya.
Gedanganak, 10 September 2026
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
