Merayu Asa
Menulis hari ke-46(2198)
/
Asa yang di depan mata kita
Harus dirayu agar menjadi rona
Mesti dibujuk agar semakin memesona
Wajib digiatkan agar beraroma wangi
Untuk masa depan yang penuh prestise
/
Cita yang sedang berproses tak perlu malu
Tak harus sendu walalu bibir kelu
Harus tetap optimis hingga langkah ringan
Menuju tepian cinta berlabuh di dermaga
Kasih sayang dan cinta ayah bunda
/
Pahit getir pencarian impian hati
Jangan pernah lengah juga jengah
Bayu yang semakin menghilir samudra
Tak kan berhenti ombak ditelan masa
Impian tetap selaksa mahkota jingga
//
Salam Proses Asa
Tandan, 15 Februari 2026
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
