Ternyata Tertinggal di Pasar
Menulis hari ke-53(2205)
/
Seperti biasa Bu Imah ke pasar insyaallah setiap hari Ahad. Hari ini Bu Imah ke pasar untuk keperluan seminggu karena tak ada waktu untuk pergi ke pasar setiap hari. Bu Imah kerja dan tempat kerjanya sangat jauh jadi setiap pukul 06.00 WIB sudah pergi ke tempat kerja. Tak beda antara bulan puasa dan bulan biasa, semua aktivitas sama dilakukan oleh Bu Imah setiap minggunya dan setiap bulannya.
Keperluan rumah tangga yang dibeli banyak mulai dari sayur-mayur, bumbu dapur, sampai ikan dan ayam juga dibeli. Bu Imah juga membeli pisang dan kecambah. Tapi ke pasarnya juga keliling mulai dari pasar sayur sampai pasar ikan. Sengaja Bu Imah memarkir motornya di depan pasar sayur dan biasanya Bu Imah berjalan kaki ke pasar ikan agar kaki kuat dalam berjalan.
Sesampai di rumah Bu Imah membuka belanjaannya dan ternyata kecambah yang sudah dibeli tadi tertinggal di pasar sayur. "Ya Allah ternyata kecambahnya tertinggal di pasar." Mau ke pasar lagi Bu Imah sudah siap untuk membersihkan ikan. Insyaallah minggu depan ditanya dengan penjual kecambahnya adakah tinggal kecambah yang sudah dibeli ke penjualnya. Kalau memang masih rezeki masih akan kembali tapi jika tidak ya harus ikhlas. Amin.
//
Salam Semangat
Tandan, 22 Februari 2026
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
