Lupa Ambil
Menulis hari ke-167(2308)
/
Bu Imah seorang pendidik yang mengabdinya jauh sekali di usianya yang sudah memasuki kepala lima. Namun dia beranggapan bahwa jika dirinya ditempatkan di tempat yang jauh berarti Allah Swt. menganggap bahwa dirinya sanggup dan mampu mengemban amanah yang demikian. Setiap hari selama lima hari kerja P4 (pergi pagi pulang petang) ada istilah zaman dulu untuk menyebut seseorang yang berangkat pagi pulang petang.
Bu Imah sudah berjanji bahwa insyaallah akan mengambil buku referensi di hari Jumat siang di toko yang sudah lama bekerja sama dengan sekolah Bu Imah. Hari Jumat siang, Bu Imah hanya bekerja setengah hari dan siangnya bisa digunakan untuk melakukan aktifitas-aktifitas yang belum bisa dilakukan di hari sebelumnya. Jumat ini Bu Imah juga pergi ke BPS untuk menanyakan soal magang dan ketika pulangnya langsung ke dinas urusan sekolah.
Karena kesibukan Bu Imah yang luar biasa, Bu Imah tidak ingat sama sekali jika dirinya harus mengambil buku referensi tersebut. Sepulang dari pondok Bu Imah singgah ke toko untuk mengambil buku referansi tersebut. Bu Imah berkata,"Maaf ya Dek, kemarin Ibu lupa mengambil buku ini, makanya baru sekarang diambil." Iya Bu tidak apa-apa baru ambil sekarang bukunya kata pelayan toko buku tersebut.
//
Salam Literasi
Tandan, 7 Juni 2026
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
