Pesona Indahmu
Menulis hari ke-210 (2351)
/
Pesona bentang alam permai
Terlihat memesona netra pencintamu
Tak pelak meronakan penglihatan
Dengan segala rentak sukmamu
Terbuai di antara buaian angin semilir
/
Pesona indah memekakkan netra
Seantero netra jadi saksi bisu
Tak ada yang lebih menang
Meski hati tak seirama perasaan
Namun nurani mengeja keindahan
/
Duhai Sang Pemilik Fatamorgana
Dahsyatnya alam selalu disyukuri
Rimanya senja kala membuai elegi
Sentuhan permai permata dunia
Terkesima akan indahnya pesonamu
//
Salam Sehati
Tandan, 19 Juli 2026
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
