Syaiful Rizal

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

Fokus Ajalah

Syai_Riz

Seringkali kita berbuat tidak konsisten, hanya karena menuruti pendapat dan persepsi orang lain. Hal ini terjadi karena kita tak punya standar yang jadi acuan dalam segala sikap dan perbuatan kita.

Kejadian seperti ini, rupanya tidak hanya terjadi saat. Mulai dahulu kala kejadian seperti ini setidaknya pernah terjadi. Saya masih ingat dongeng klasik dari guru sekolah dasar saya tentang kisah sepasang suami istri yang sedang melakukan perjalanan dan hanya mempunyai seekor kuda.

Nah, sang suami karena kasihan, mendesak agar isterinya menaiki kuda dan dia yang menuntun kuda. Di tengah perjalanan, mereka bertemu seorang laki-laki setengah tua. Melihat suami isteri itu, laki-laki tua itu mengomel, mengatakan betapa isteri itu tidak tahu diri, tidak kasihan kepada suami, enak-enak nongkrong di atas kuda sedangkan suaminya berjalan sampai bermandi peluh.

Mendengar omelan itu, sang isteri segera turun dan meminta sang suami saja yang menunggang kuda. Isteri itu pun akhirnya berjalan menuntun kuda. Tak lama kemudian mereka berpapasan dengan seorang wanita setengah tua yang menggeleng-geleng kepala melihat suami isteri itu. Tak cukup itu, wanita itupun mencela betapa kejamnya suami itu membiarkan isterinya berjalan kaki sedangkan dia sendiri enak-enak menunggang kuda.

Mendengar ini, sang suami lalu menarik isterinya ke atas punggung kuda dan mereka berdua kini berboncengan. Akan tetapi kembali mereka bertemu seorang kakek tua yang menyumpah-nyumpah dan dengan marah menegur suami isteri itu berhati kejam. "Kalian membiarkan kuda kalian tersiksa karena harus menanggung beban dua orang,"

Mendengar celaan terakhir, suami lsteri itu menjadi jengkel. Mereka berdua turun dan mencari bambu, mengikat empat kaki kuda, lalu memikul kuda mereka berdua.

Mereka tidak perduli lagi walaupun di sepanjang jalan ditertawakan orang.

Memperhatikan pendapat orang lain sah-sah saja, namun diri ini harus punya standar nilai sehingga tak mudah dipengaruhi dan diombang-ambingkan orang lain yang sejatinya mereka tidaklah terlalu tahu tentang apa dan bagaimana kondisi kita. Toh kitalah pemilik rencana, mereka hanya menilai dari kejauhan.

#PojokanKampungMorleke

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post