Lomba Kartini Online
Rabu, 10 Februari 2021
TAGUR-15 (365)
***
Lomba Kartini Online
Oleh : Tatik
Ida tinggal berdua bersama Kak Sari. Ibunya merantau ke kota untuk bekerja. Sore itu Ia terlihat cemberut dan melamun sendiri. Entah apa yang dipikirkannya, tidak ada yang tahu. Terduduk di sudut teras depan. Matanya sambil memandang jalanan yang ramai dengan kendaraan. Dari balik kamar, nampak sepasang mata melihatnya dan mencoba mendekatinya. Gadis itu masih terdiam dan tidak sadar jika ada orang di sampingnya.
“Kamu kenapa, Da? Dari tadi kakak perhatikan sedang melamun, memikirkan apa?” kata Kak Sari.
“Aku sedang bingung kak, tadi bu guru memberi pengumuman melalui WA group,” jawabnya masih sambil cemberut.
“Memangnya ada pengumuman apa? Biasanya kamu selalu antusias dan semangat jika ada tugas!” canda kakaknya sambil memegang pundak Ida.
“Sebentar lagi kan tanggal 21 April, bu guru mengadakan lomba Hari Kartini Online,” jawabnya lagi.
“Ooo... Ada perlombaan peringatan Hari Kartini, terus mengapa kamu bersedih?” kata Kak Sari.
“Aku ingin ikut tapi ...,” kata Ida langsung terdiam tidak melanjutkan kata-katanya.
“Tapi apa? Ayo ceritakan sama kakak, siapa tahu bisa bantu kamu,” sahut kakaknya lagi.
“Aku tidak punya kebaya,” jawabnya.
“Gitu saja cemberut, kakak punya nanti bisa kamu pakai,” kata Kak Sari sambil tertawa.
“Beneran boleh kupinjam, Kak?” kata Ida hampir tidak percaya.
Kak Sari mengangguk tanda setuju. Melihat adiknya tersenyum ceria ia senang sekali. Baginya Ida adalah segalanya karena saudara satu-satunya.
Diambilnya kebaya dari almari kamarnya. Diberikan pada Ida dan diminta untuk mencobanya. Karena tubuh keduanya hampir sama, hanya selisih 2 tahun jadi kebaya itu bisa pas. Hanya di lengan agak kepanjangan sedikit. Namun, tidak masalah penting ada kebaya.
“Kak, lombanya itu menari pakai kebaya, besok ikut ya?” pinta Ida.
“Lalu musiknya bagaimana? Apa sudah ada?” tanya sang kakak.
“Sudah Kak, tadi videonya dikirim sama Bu Tatik, kita tinggal menirukan saja,” kata Ida kemudian.
“Kayaknya seru sekali, bolehlah besok kita coba. Kalau sekarang kakak juga ada tugas online yang harus dikerjakan,” sahut Kak Sari.
“Iya besok saja latihannya, terima kasih banyak ya, Kak?” kata ida sambil memeluk kakak tersayangnya itu.
Mereka berdua berpelukan karena saling sayang. Kak Sari menuju kamar sambil tersenyum melihat adiknya yang kegirangan. Melihat Ida bahagia, hatinya menjadi nyaman tak terkira.
***
Seperti biasa karena belum ada pembelajaran tatap muka, Ida tidak pernah lupa belajar. Pagi itu karena ia sudah terbiasa membaca, kegiatan itupun ia lakukan. Ia ingin mengasah kemampuannya dalam bercerita. Semua buku di sekolah yang diletakkan di kelas sudah semua ia baca. Tak jarang ia dipangil kutu buku, karena suka sekali membaca buku.
Suara Kak Sari terdengar dari luar kamar. Ia memanggil adiknya itu untuk segera sarapan. Pagi itu mereka akan berlatih untuk lomba Kartini online.
“Ida, ayo bangun, katanya mau latihan buat lomba?” kata Kak Sari sambil mengetuk pintu kamar adik kesayangannya itu.
“Iya, Kak. Ini tadi aku dah latihan, setelah ini sama kakak,” sahut Ida dari dalam kamarnya.
“Baiklah, tapi mandi dulu sana, setelah itu kita latihan bersama,” perintah Kak Sari.
“Iya, Kak!” jawab Ida sambil membuka pintu kamarnya.
Udara pagi itu terlihat sangat dingin. Membuat Ida menggigil saat mandi. Setelah selesai ia segera ganti pakaian dan pergi berlari ke luar rumah. Gadis itu berjemur terlebih dahulu di bawah sinar matahari. Saat tubuhnya mulai terasa hangat, ia kembali ke rumah dan menemui kakaknya.
“Kita latihan sekarang ya kak?” katanya pada Kak Sari.
“Iya, boleh. Ayo!!” ajak kakaknya itu.
Keduanya berlatih bersama. Mereka berusaha kompak supaya nanti mendapat juara. Ketika Ida ada yang salah, segera Kak Sari mengingatkan kemudian membetulkan. Begitu juga sebaliknya, pokoknya saling melengkapi satu sama lain.
Setelah melewati beberapa kali latihan. Saat sudah mulai kompak ketika menari, akhirnya dilanjutkan dengan membuat video. Kebaya dipakai dan mulailah mereka merekam gerakan-gerakan yang selama ini mereka lakukan. Setelah selesai segera Ida dan Kak Sari melihat hasilnya.
Wajah mereka tersenyum ketika melihat rekaman itu. Kelihatan puas karena tampak kompak. Segera video itu dikirim ke Bu Tatik. Sekarang tinggal menunggu pengumuman juara.
***
Hari yang ditunggu-tunggu akhrnya tiba. Bu guru berjanji akan mengumumkan juara lomba senam tersebut. Ida tidak berhenti memegang handphonenya. Ia sudah tidak sabar ingin segera mendengar hasilnya.
Ida membuka group WA dengan perasaan was-was. Ia takut tidak masuk ke dalam kategori yang diinginkan bu guru. Harapannya kali ini, merekalah yang jadi pemenangnya. Sepuluh menit berlalu, apa yang ditunggu akhirnya muncul juga.
Ada kiriman di group WA berupa video. Dalam rekaman itu terlihat bu guru membawa stop map yang berisi hasil lomba. Satu persatu diumumkan. Ada nama Ida di sana, sungguh luar biasa. Kak Sari tersenyum manis sambil memeluknya.
“Kita menang lomba kak, aku tidak menyangka,” kata Ida.
“Betul kan kata kakak, kamu pasti menang,” kata Kak Sari.
“Terima kasih ya Kak, sudah mendampingiku sampai selesai,” sahutnya lagi.
Ida dan sang kakak tersenyum ceria. Ada kejutan manis untuk mereka berdua. Apa yang dikerjakan selama ini tidak sia-sia. Berdua, kompak, dan akhirnya menjadi pemenang lomba Kartini Online.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
