Sutarti_Grobogan

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
5 Trik Geliatkan Literasi Anak Indonesia

5 Trik Geliatkan Literasi Anak Indonesia

Senin, 15 Maret 2021

TAGUR-48 (365)

***

5 Trik Geliatkan Literasi Anak Indonesia

Minggu, 14 Maret 2021, MediaGuru mengukir sejarah dalam acara Webinar XXX yang bertema Anak Indonesia Cinta Buku. Kenangan manis itu akan terpatri dalam diri anak Indonesia bahwa kegiatan literasi begitu banyak manfaatnya.

Anak-anak di Indonesia saat ini mungkin banyak yang kurang menyukai kegiatan membaca dan menulis. Mereka banyak menghabiskan waktu bermain HP daripada membaca buku. Perlu diketahui bahwa di toko-toko buku terkenal di Indonesia masih di dominasi buku anak selanjutnya buku keagamaan, dan baru buku novel. Namun, buku anak tersebut belum banyak dimanfaatkan oleh anak-anak di negeri kita tercinta ini.

Banyak membaca maka literasi semakin menggeliat dan meningkat. Seperti yang disampaikan 5 penulis cilik yang menjadi narasumber dalam webinar kali ini. Mereka adalah pemenang lomba menulis siswa Anak Indonesia Cinta Buku. Begitu semangat, hebat, dan luar biasa dalam memperjuangkan dunia literasi anak.

Untuk menjadikan anak-anak Indonesia cinta membaca dan menulis berawal dari kemauan dan tekad yang kuat dalam diri mereka. Kali ini akan saya sampaikan 5 trik geliatkan literasi anak Indonesia. Cara yang bisa diterapkan supaya anak-anak di negeri ini senang membaca daripada bermain HP.

Pertama, dukungan dan perhatian orang tua sangat penting. Seperti yang disampaikan oleh Syahida Amalina A’la. Penulis cilik yang duduk di bangku kelas 6 SDIT Insantama Bogor. Untuk membuat anak suka membaca berawal dari mereka mendengarkan cerita dari orang tua. Di sini para orang tua harus mampu mencarikan bahan bacaan yang pas untuk anak. Meneliti buku tersebut dan mulai membacakan untuk anak mereka. Buku harus diteliti terlebih dahulu karena kadang ada orang yang mau meracuni pikiran anak dengan cerita fiktif yang kurang baik. Supaya anak suka membaca, orangtua harus mengajak mereka untuk banyak membaca buku. Supaya menambah pengetahuan dan kosakata baru.

Kedua, peran guru di sekolah. Untuk menggeliatkan literasi, guru bisa menerapkan beberapa cara. Salah satunya adalah mengajak mereka mengikuti lomba menulis. Seperti yang disampaikan oleh penulis cilik yang bernama Magriani Mukti, siswi SMP negeri 2 Koto Besar Kabupaten Dharmasraya. Dari informasi yang diberikan oleh guru tentang lomba akhirnya mereka mampu ikut dan mendapat juara.

Ketiga, membaca buku melalui media online. Saat ini anak-anak Indonesia harus belajar dari rumah. Mungkin benar mereka belajar, namun tak banyak yang melakukan kegiatan bermain game online. sebut saja Niha Hanum Salsabila, penulis cilik yang berasal MTsN 7 Kediri. Ia mengikuti ekstrakurikuler jurnalistik yang diadakan oleh sekolahnya. Dari sana ia belajar banyak hal. Penulis cilik itu akhirnya jatuh cinta pada buku online, memanfaatkan HP untuk mencari referensi buku cerita, dan tentunya belajar menulis di blog sasisabu.mediaguru.id.

Keempat, lawan game online dengan banyak membaca dan menulis. Ini termasuk cara jitu untuk menggeliatkan literasi anak-anak Indonesia. Seperti yang disampaikan oleh Zahra Dwi Anisa, penulis cilik yang berasal dari SMAN 3 Painan, Kabupaten Pesisir Selatan. Berkembangnya tehnologi dan informasi yang sangat pesat membuat anak-anak di Indonesia mengenal game online dengan cepat. Supaya tidak kecanduan sebaiknya mengalihkannya ke kegiatan membaca dan menulis. Bagaimana caranya? Ajak mereka untuk sejenak meninggalkan Hpnya dan mulai bersosialisasi dengan lingkungan. Baca dan tulis apa yang kita lihat. Misalnya yang ada di sekitar kita seperti; spanduk, koran, dan majalah. Menulis dari hal yang telah kita baca mampu menambah kosakata, membantu pemerintah dalam menggerakkan literasi di negeri ini.

Kelima, belajar menulis sejak dini. Apakah bisa anak kecil menulis? Jawabannya adalah bisa. Seperti yang disampaikan oleh penulis cilik Adiksya Rakha Dhananjaya, TKB Islam Al Azhar BSB Mijen Kota Semarang, Jawa Tengah. Ia belajar menulis melalui voice note yang ada di WA. Siapa sih yang tidak kenal WA? Pasti semua tahu, dari situlah kita bisa belajar menulis untuk geliatkan literasi di Indonesia.

Cintai buku maka Indonesia akan semakin maju. Mau belajar menulis buku? Sebaiknya gabung di blog sasisabu. Semangat menulis untuk anak-anak Indonesia dan semangat berkarya.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post