Sutarti_Grobogan

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Kemuning, Aku Pasti Kembali ( Tamat )

Kemuning, Aku Pasti Kembali ( Tamat )

Rabu, 24 Maret 2021

TAGUR-57 (365)

***

Kemuning, Aku Pasti Kembali ( Tamat )

Karya : Sutarti

Emo kaget mendengar apa yang disampaikan oleh Bu Neni. Matanya berkaca-kaca dan tangisnya tumpah. Kepalanya tiba-tiba pusing dan semuanya menjadi gelap. Ketika tersadar ia sudah berada di tempat tidur kamarnya. Dengan lembut Bu Neni mengusap rambut gadis itu. Tangisnya tumpah ketika melihat wajah sendu gadis yang ada di depannya itu.

Berita yang dibawa oleh ibunya Dito membuat dirinya kaget luar biasa. Bu Neni berusaha tersenyum di hadapan Emo dan berusaha menjelaskan lagi.

“ Mo, kamu sudah tahu semuanya, Ibu harap kamu sabar dan tabah menerima berita ini, “ kata Bu Neni.

Emo yang masih ditemani ibunya masih tidak percaya dengan semua ini.

“ Kenapa dia meninggalkan aku secepat ini? Dia janji akan datang, “ kata Emo masih menangis sesenggukan.

“ Dito sudah memenuhi janjinya padamu, Mo. Ia melihat kamu dan berlari mendekat, tapi ... “ kata Ibu Neni tidak melanjutkan kata-katanya.

Menurut Bu Neni, anaknya itu sudah sampai di Kemuning. Dari kejauhan sudah melihat Emo, ia berlari mendekati gadis itu. Namun, tanpa di sadari ada truk pasir yang mungkin tak dilihat dan menabrak tubuhnya. Dito terpental dan segera ditolong oleh warga sekitar.

Mendengar cerita Ibunya Dito, tiba-tiba gadis itu mengingat sesuatu. Memang waktu itu ada warga yang berkerumun, kata mereka ada orang yang ditabrak truk. Namun, ia tidak menyangka jika itu adalah Dito kekasihnya.

“ Mo, ini ada surat yang ditulis Dito ketika di rumah sakit, kamu bisa baca sekarang, “ kata Bu Neni sambil mengulurkan secarik kertas.

“ Iya.” Jawab Emo sambil menerima surat itu.

Dibuka pelan-pelan surat itu. Ia baca perlahan-lahan ditemani oleh ibunya dan Bu Neni.

Dear Emo,

Ketika membaca surat ini, aku sudah pergi jauh

Aku sudah memenuhi janjiku padamu, Mo

Kemuning jadi saksi kedatanganku

Namun, truk itu telah memisahkan aku dari kamu

Merenggut kebahagiaan kita berdua

Maafkan aku yang selama ini selalu membuatmu kecewa

Maafkan aku jika selama ini selalu membuatmu terluka

Namu satu yang pasti dan kamu harus tahu

Cintaku padamu ini begitu besar

Aku menyayangimu dengan tulus

Aku mencintamu hingga akhir waktu

Kutunggu kamu nanti di surga

Maafkan aku

Aku sayang kamu

Yang menyayangimu, Dito

Tangis Emo langsung pecah, hatinya hancur membaca tulisan itu. Tubuhnya semakin melemah dan lunglai. Kekasih yang dicintainya telah meninggalkannya sendirian. Menatap hari esok sendirian tanpa teman. Namun, Emo yakin ia mampu melewatinya. Ia berjanji dalam hati akan melanjutkan hidupnya dengan penuh semangat. Seperti janjinya kala itu pada Dito.

Samar-samar terlihat di hadapannya tampak Dito berdiri dan tersenyum. Ia melambaikan tangan dan berkata, “ Ikhlaskan aku pergi, Mo. Aku sayang kamu.”

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post