Taman Baca, Geliatkan Literasi Ibu-Ibu PKK
LOMBA MARET 2021
***
Taman Baca, Geliatkan Literasi Ibu-Ibu PKK
Karya : Sutarti
Gerakan literasi merupakan sebuah kegiatan positif yang wajib diterapkan di mana saja. Baik itu dalam lingkungan keluarga, sekolah, dan juga masyarakat. Banyak hal yang bisa kita dapatkan dari gerakan tersebut. Di antaranya yaitu bertambahnya pengetahuan dan pengalaman. Kita bisa ambil contoh di sekolah, peserta didik jadi senang berlama-lama duduk di pojok baca untuk mencermati judul buku. Mereka kemudian berlomba-lomba membaca, menulis cerita, dan mendongengkannya di depan kelas.
Dalam kehidupan bermasyarakat, kegiatan literasi itupun dapat dilaksanakan. Salah satunya dengan mendirikan taman baca desa. Semuanya tak lepas dari peran serta warga, tokoh masyarakat, dan adanya persetujuan dari Kepala Desa. Di tempat tersebut nantinya disediakan buku-buku yang terdiri dari berbagai jenis. Bisa diisi buku yang dibeli dari dana desa maupun buku yang dikumpulkan oleh penggiat literasi. Masyarakat umum boleh membaca setiap saat sesuai dengan waktu yang mereka miliki. Tidak perlu jauh pergi untuk menimba ilmu ke perpustakaan, di taman baca desalah jawabannya.
Taman baca desa tentunya ada yang mengelola. Pemerintah desa harus benar-benar selektif dalam memilihnya. Kali ini sasaran utama adalah ibu-ibu yang bergabung dalam arisan kelompok PKK. Di setiap desa pasti memiliki kader-kader yang memang sengaja diisi dengan orang-orang yang terpilih dari setiap dusunnya. Jarang sekali kita lihat ada ibu-ibu yang bergerombol dengan memegang buku. Biasanya mereka berkumpul hanya untuk arisan. Jika mereka melakukannya pasti dengan tujuan yang lain.
Adanya taman baca desa bisa di sosialisasikan melalui kegiatan arisan. Bisa kita selipkan sebuah ajakan untuk bersama-sama menggeliatkan literasi di desa tersebut. Ajak ibu-ibu untuk senang berlama-lama di taman baca desa tersebut. Banyak sekali manfaat yang akan di dapat, salah satunya adalah dengan membaca buku maka mereka akan memperoleh pengetahuan lebih dari yang lainnya.
Selain itu, kader-kader PKK dapat berlomba-lomba mengajak warga di sekitar desa untuk meramaikan taman baca tersebut. Yang pasti dengan tujuan untuk menumbuhkan minat baca serta mengembangkan belajar mandiri.
Seperti layaknya perpustakaan, taman desa setiap hari harus ada yang menjaga. Ketika ada warga yang datang dan membaca buku, kita bisa ajak mereka untuk sekedar menulis puisi atau pantun sebisanya. Hal ini untuk menumbuhkan semangat literasi dari dalam diri mereka. Pantun dan puisi tersebut nantinya dikumpulkan dan bisa di bukukan. Setelah jadi buku hasilnya dimasukkan di taman desa.
Begitu bermanfaatnya taman baca desa tersebut. Sekarang jarang ibu-ibu yang bergerombol untuk bergosip. Sudah tidak terlihat bapak-bapak asyik merokok di warung. Yang ada adalah antri di taman baca desa untuk mencari ilmu dan pengetahuan.
Taman baca desa mampu geliatkan literasi masyarakat di desa tersebut. Selain membaca mereka juga mampu menghasilkan karya dalam bentuk buku. Salam literasi!
Profil Penulis
Sutarti, S.Pd.SD, Saat ini masih aktif mengajar di SD Negeri 1 Plosoharjo Kecamatan Toroh Kabupaten Grobogan.
Buku mandiri telah berhasil diterbitkan di MediaGuru. Di antaranya adalah Cerita Sang Juara: Cerita Anak Pengembang Karakter (2018), Mamah, Cepat Pulang, Ya! (2020), Kisah Gadis Penjual Keripik Bayam (2020),Bunga Tidur yang Mencekam (2020), dan Cita Ceria Siswaku (2021).
Penulis saat ini menjadi pengurus aktif di AGPG ( Asosiasi Guru Penulis Grobogan ). Sebuah organisasi yang membersamai para penulis di Kabupaten Grobogan.
Penulis bisa dihubungi di WA. **(censored)**Alamat email: **(censored)** . FB. Tatiex_tweet dan IG: tatiex_tweet.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
