CEO Bilang, Harus Sabar dan Perbanyak Sedekah
Selasa, 22 Juni 2021
TAGUR-147 (365)
***
CEO Bilang, Harus Sabar dan Perbanyak Sedekah
Karya : Sutarti
Blog keren itu bernama Gurusiana. Tempat penulis berkumpul menyampaikan ide dan menjadikannya tulisan yang menarik serta enak dibaca. Gurusianer adalah sebutan untuk penulis bergengsi di blog ini. MediaGuru memang keren banget. Mampu menyatukan para penulis dari berbagai penjuru kota, kabupaten, propinsi, dan dari mana saja ke dalam blog ini. Luar biasa dan patut dapat acungan empat jempol.
MediaGuru mengadakan tantangan menulis untuk sobat gurusianer. Mulai dari 30,60,90,180,270, dan 365 hari tanpa henti. Peserta wajib menulis setiap hari, menayangkan di blog gurusiana dan share ke facebook MediaGuru. Jika sampai lupa menulis maka peserta akan mengalami remedi dan harus mengulang dari hari ke-1. Saya pernah mengalami remedi sekali pada hari ke-7. Namun, saya berusaha menulis dan menulis setiap hari. Selain untuk belajar juga mengasah kemampuan menulis yang masih acakadul dan amburadul.
Ketika peserta tantangan sudah mencapai level yang diinginkan, mereka berhak mendapat piagam. Biru untuk lulus 30 hari, perak untuk lulus 60 hari, emas untuk 90 hari. Masih ingat waktu itu, piagam biru, piagam perak, dan piagam emas mendarat cantik. Semuanya melalui pengajuan manual ke MediaGuru.
Pengajuan piagam sempat ditutup karena blog keren ini akan menerapkan verifikasi sistem. Perhitungan tantangan sobat gurusianer yang tidak lagi dilaksanakan secara manual. Kenapa harus pakai sistem? Alasannya adalah penulis di blog gurusiana itu semakin banyak dan tidak mungkin jika dilakukan secara manual lagi.
Menulis tanpa henti sudah saya lakukan sampai hari ini. Sudah sampai di level 365 yang pertama dan sekarang menuju ke 365 yang ke-2, saat ini di hari ke-147. Ketika ada pengumuman gurusianer 365 yang lolos verifikasi sistem dan nama saya tidak ada. Seketika itu saya terdiam, berusaha meyakinkan diri ini apa ada yang salah. Namun, saya tetap menulis dan menulis. Facebook MG sempat ramai dengan gurusianer yang merasa lolos tapi tidak masuk di verifikasi sistem. Hanya kalimat CEO yang membuat diri ini legawa, "Harus sabar dan perbanyak sedekah". Akhirnya saya terus menulis walaupun tidak dinyatakan lulus 365.
Hingga pada suatu saat CEO mengumumkan sesuatu yang menggembirakan buat saya. Gurusianer yang merasa lolos tantangan 365 hari diminta melakukan verifikasi manual. Semua saya lakukan sambil terus mengingat kalimat dari CEO. Kalimat itu yang menguatkanku hingga saat ini.
Tanggal 25 Maret 2021 mengajukan verifikasi manual dan tanggal 30 Maret 2021 dinyatakan lolos tantangan 365 hari. Seketika itu saya melanjutkan proses pengajuan 3 piagam sekaligus. Piagam platinum, diamond, dan piagam 365 sudah di tangan. Bahagia rasa hati ini, walaupun belum lolos sistem.
Menulis dan menulis terus. Sampai ada pengumuman dari CEO tentang pemesanan kartu 365 dan kaosnya. Ikutlah arus dan sempat dapat chat dari admin bahwa saya belum bisa memesan kartu tersebut. Lalu saya sampaikan email yang menyatakan lolos dan akhirnya bisa pesan kartunya.
Pengalaman menulis di gurusana ini sangat luar biasa. Memang harus sabar dalam menghadapi semua hal yang terjadi. Salah satunya adalah masalah belum lolosnya verifikasi sistem.
Hari ini mendapat kabar dari salah satu teman gurusianer yaitu Bunda Titin Kusminarsih. Beliau berikan screenshoot tentang postingan CEO dan karena penasaran segera saya buka facebook. Benar adanya, di sana ada pengumuman 10 gurusianer yang baru dinyatakan lolos sistem, salah satunya nama saya.
Tetap semangat buat sobat yang belum lolos verifikasi sistem. Yakin saja, Indah itu pasti akan datang. Bukan Dita, Leni, ataupun Rafi. Kuncinya harus sabar dan perbanyak sedekah. Ingat juga kalimat yang disampaikan oleh Pakdhe Blangkon, "Tetap sabar dan selalu tersenyum".
Terima kasih CEO dan MediaGuru.
Terima kasih buat sobat gurusianer semuanya.
Salam literasi dari Grobogan.


Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
