Sutarti_Grobogan

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Sulap Limbah Plastik Untuk Mempercantik Lingkungan

Sulap Limbah Plastik Untuk Mempercantik Lingkungan

Kamis, 10 Juni 2021

TAGUR-135 (365)

Lomba Menulis Bulan Juni

***

Sulap Limbah Plastik Untuk Mempercantik Lingkungan

Oleh : Sutarti, S.Pd.SD

Lingkungan yang nyaman membuat kita aman dan tenang. Kata-kata itu begitu indah terdengar di telinga dan enak untuk dibaca. Seperti beberapa tahun yang lalu sebelum masa pandemi datang melanda. Berbekal dengan melihat kondisi terutama lingkungan tempat tinggal saya, banyaknya sampah yang berceceran. Akhirnya berusaha mencari informasi tentang pemanfaatan limbah melalui internet, dan seketika itu timbul ide untuk memulai sesuatu yang baru. Berusaha memanfaatkan limbah plastik demi menjaga dan mempercantik lingkungan.

Saat ini banyak sekali yang mengkonsumsi air mineral dalam botol plastik. Tidak seperti dulu, dimana harus merebus air terlebih dahulu untuk minum. Begitu juga yang terjadi di sekitar rumah saya. Banyak yang memanfaatkannya untuk berbagai kegiatan. Di samping mudah di dapat, penyajiannya juga praktis, dan harga yang terjangkau.

Tak banyak yang tahu di balik botol bekas minum yang dibuang itu memiliki sesuatu yang bisa dimanfaatkan dan dikaryakan. Berawal dari keisengan, saya kumpulkan botol bekas tersebut tanpa tahu sebelumnya mau buat apa. Setelah menjadi banyak barulah timbul ide dalam diri ini untuk membuat sesuatu yang baru yaitu hiasan.

Dengan mengumpulkan dan membuat botol tersebut menjadi sebuah karya yang luar biasa, merupakan salah satu cara melestarikan lingkungan hidup. Karena tugas kita sebagai makhluk hidup adalah menjaga serta memanfaatkan lingkungan semaksimal mungkin. Botol tersebut biasanya hanya dibuang dan menjadi sampah. Limbah plastik yang hanya bisa hilang ketika dibakar. Tak jarang orang-orang hanya membuang dan sedikit banyak telah mengotori lingkungan.

Ketika ada waktu yang tepat dan sudah tekumpul banyak. Botol-botol plastik yang sudah ada itu kemudian dibersihkan dengan air yang mengalir. Limbah plastik yang awalnya tidak dimanfaatkan tersebut setelah bersih dibentuk sesuai dengan keinginan. Bisa disiapkan spidol terlebih dahulu untuk menggambar. Atau kalau sudah terbiasa langsung membentuknya menjadi benda yang menarik. Dengan berbekal cutter, cat dan tali, disertai dengan kreativitas dan daya imajinasi. Akhirnya botol-botol itu bisa disulap menjadi lampion yang cantik.

Hiasi dan percantik lingkungan supaya lebih indah serta penuh warna. Dengan begitu kita sudah berusaha untuk melestarikan dan menyelamatkannya. Setelah botol itu berubah bentuk dan menjadi cantik siapkan lampu dan pasang di dalamnya. Lampu yang disiapkan adalah lampu yang warna-warni. Sebagai percobaan, saya pasang lampion tersebut di gang lingkungan rumah. Ketika siang terlihat berjajar rapi, indah, menarik, dan ketika malam terlihat lampion yang mempesona seperti bintang yang memancarkan sinar terangnya.

Lampion terpasang dengan sempurna, dan semua itu membuat beberapa orang tertarik dan akhirnya ingin belajar membuatnya. Dengan niat yang tulus dan sabar mengajari mereka. Tak jarang hasilnya mereka jual ke pasar dan laku. Selain mempercantik gang ternyata lampion tersebut bisa menghasilkan rupiah juga.

Tidak sampai di situ, memanfaatkan botol plastik dan menyulapnya menjadi lampion. Ada satu lagi yaitu bekas tempat/botol minuman yang sangat disukai anak-anak. Tak jarang setelah mereka meminum dan menghabiskannya langsung dibuang begitu saja.

Untuk menghindari bertumpuknya sampah dari bekas minuman tersebut. Saya mulai mengumpulkannya lagi dan merubahnya menjadi hiasan dinding yang cantik. Berbekal cutter, lilin, benang, tali, dan korek api kita bisa menyulapnya menjadi hiasan dinding dan bisa dipasang di jendela kelas ataupun rumah. Semua terlihat cantik dan menarik. Pemanfaatan botol plastik tersebut juga saya terapkan di lingkungan kelas. Kita sampaikan bahwa salah satu cara melestarikan lingkungan adalah memanfaatkan apa yang ada di lingkungan kita itu.

Dalam memperingati hari lingkungan hidup, hingga sekarang saya berusaha mengajak di sekitar saya untuk melakukan yang terbaik. Salah satunya adalah memanfaatkan botol plastik dan menyulapnya menjadi sesuatu yang berguna. Menjadikannya lampion serta hiasan dinding yang cantik.

Profil Penulis

Sutarti, S.Pd.SD, Saat ini masih aktif mengajar di SD Negeri 1 Plosoharjo Kecamatan Toroh Kabupaten Grobogan.

Buku mandiri telah berhasil diterbitkan di MediaGuru. Di antaranya adalah Cerita Sang Juara: Cerita Anak Pengembang Karakter (2018), Mamah, Cepat Pulang, Ya! (2020), Kisah Gadis Penjual Keripik Bayam (2020), Bunga Tidur yang Mencekam (2020), Cita Ceria Siswaku (2021), dan Untaian Rindu dalam Aksara (2021).

Penulis saat ini menjadi pengurus aktif di AGPG ( Asosiasi Guru Penulis Grobogan ). Sebuah organisasi yang membersamai para penulis di Kabupaten Grobogan.

Penulis bisa dihubungi di WA. **(censored)**Alamat email: **(censored)** . FB. Tatiex_tweet dan IG: tatiex_tweet.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post