Baper Akut
Rabu, 14 Juli 2021
TAGUR-169 (365)
***
Baper Akut
Karya : Sutarti
Selain buah, menulis termasuk makanan pokok buatku. Dunia literasiku penuh warna dengan kegiatan ini. Setiap hari berusaha menulis di mana saja termasuk di blog keren ini Gurusiana. Pernah dengar tidak? Penulis akan semakin percaya diri jika bukunya mendapat dukungan dari berbagai pihak. Salah satu dukungan yang buat makin pede adalah ketika di dalam bukunya terdapat kata pengantar dari pihak terkait. Sebagai contoh, di buku pertama saya, "Cerita Sang Juara" terdapat kata pengantar dari Bapak Amin Hidayat selaku Kadinas Pendidikan Kabupaten Grobogan. Buku-buku selanjutnya terdapat kata pengantar dari Mas Eko Prasetyo selaku Pemred MediaGuru.
Kata pengantar yang ditorehkan oleh orang-orang hebat tersebut sempat buat saya terharu alias baper. Seperti yang ada di buku ini, "Jejak Literasiku di MediaGuru".
Berikut salinan kata pengantarnya,
***
Di perpustakaan pribadi saya, ada beberapa buku yang saya taruh di tempat khusus. Tujuannya agar saya mudah mengambil dan membacanya.
Namun, ada tujuan lain yang lebih khusus: mencari kutipan yang menarik. Salah satunya adalah buku tentang Pramoedya Ananta Toer. Sastrawan besar Indonesia ini memang sering menyelipkan kalimat-kalimat yang motivatif di novel-novelnya. Tak terkecuali tetralogi Pulau Buru yang fenomenal itu.
Satu kutipan yang saya ingat betul isinya kurang lebih begini: ”Menulis terus. Suatu saat akan bermanfaat.”
***
Sekitar Oktober 2016, saat MediaGuru baru seumur jagung, saya mengusulkan ke Pak Ihsan (CEO MediaGuru) untuk membuat blog keroyokan. Kira-kira bentuknya seperti Kompasiana. Saya usulkan namanya Gurusiana.
Usul tersebut disambut baik oleh Pak CEO. Maka, dibuatlah blog itu sebagai wadah kepenulisan bagi guru penulis se-Indonesia. Kami berharap, Gurusiana ini menjadi bank tulisan bagi mereka yang ingin menerbitkan buku secara mudah. Terutama para guru yang telah mengikuti pelatihan menulis yang biasa kami sebut sagusabu (satu guru satu buku).
Ternyata Gurusiana berhasil mencetak penulis-penulis baru yang andal dari kalangan pendidik. Satu orang yang membuat saya harus angkat topi adalah Mbak Tatik ini.
Pembawaannya yang sederhana dan tenang ternyata berbeda dengan semangat berliterasinya yang menyala-nyala. Buku ini menjadi bukti sahih betapa hebat perjuangannya dalam menjadi bagian dari Asosiasi Guru Penulis Grobogan yang dipandegani oleh Pak Amin Hidayat (Kadisdik) dan istrinya, Bu Titiek Soetirahajoe.
Saya bisa mengatakan bahwa memoar ini berisi keberhasilan yang dirintis dari nol. Mbak Tatik mengisahkannya dengan runtut dan memikat.
Obat mujarab untuk melecut semangat, kira-kira inilah kata yang tepat sebagai penggambaran buku ini. Two thumbs up, Mbak Tatik!
Semoga banyak pembaca terinspirasi sebagaimana saya pun terinspirasi setelah membaca buku ini. Tabik.
EKO PRASETYO
Pemred MediaGuru
***
Buat saya kata pengantar di atas buat baper akut. Rasanya bangga dan tersanjung luar biasa. Terima kasih Mas Eko Prasetyo dan TIM MediaGuru. Bangga banget bisa jadi bagian MGI.
Semakin semangat menebar racun literasi di negeri ini.
Salam literasi dari Grobogan.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
