Tangisan Itu
Jumat, 13 Mei 2022
TAGUR-365 (7)
***
Tangisan Itu
Karya : Sutarti
//
Kubuka ponsel mungil itu
Tak sengaja ada terlihat di sana
Chat yang belum sempat terbaca
Darimu, anakku sayang
//
Kau kirim pesan suara padaku
Sambil menangis kau katakan sesuatu
Seketika hati merintih dan air mata menetes
Pilu, pedih, dan merasa sangat terluka
//
Nak, semua ini untuk kalian
Demi masa depan yang penuh tantangan
Kalian harus kuat dan ikhlas dengan keadaan
Mari kita sama-sama berjuang
//
Sedih rasanya mendengar pesan suara itu
Tak terasa air mata ini menetes dengan sendirinya
Tetap tegar dan bersabar anakku sayang
Mamah akan terus berjuang sampai akhir
//
Mamah sayang kalian
Hentikan tangisan itu
Hentikan rengekan itu
Ganti dengan senyuman manismu
//
.
.
.
Semua Ibu pasti merasakan apa yang saya rasakan. Meninggalkan anak yang masih kecil untuk berdoa. Namun, semua harus dijalani dan dikerjakan.
Tetap semangat dan salam literasi dari Grobogan.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan