Sutarti_Grobogan

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Sekolah Rasa Rumah Belajar dengan Bahagia, Tumbuh dengan Cinta

Sekolah Rasa Rumah Belajar dengan Bahagia, Tumbuh dengan Cinta

Sekolah Rasa Rumah: Belajar dengan Bahagia, Tumbuh dengan Cinta

Oleh : Sutarti

Apa yang terlintas di benakmu saat mendengar kata "sekolah"? Bagi sebagian siswa, sekolah bisa menjadi tempat yang menyenangkan, tapi bagi yang lain, bisa terasa membosankan atau bahkan menegangkan. Padahal, sekolah seharusnya menjadi rumah kedua, tempat kita belajar, berteman, dan tumbuh dengan bahagia.

Tidak semua anak merasa nyaman berada di sekolah. Sebagian merasa tertekan oleh tugas, nilai, dan suasana yang kaku. Padahal, belajar seharusnya menjadi pengalaman yang menyenangkan. Di sinilah pentingnya menciptakan pendidikan yang membahagiakan, yang bukan hanya fokus pada hasil akademik, tetapi juga pada kesejahteraan siswa.

Sekolah yang membahagiakan tidak selalu berarti mewah. Yang paling penting adalah suasana hatinya: apakah siswa merasa dihargai, diterima, dan didengar? Guru-guru yang ramah, teman-teman yang saling mendukung, dan kegiatan belajar yang kreatif akan membuat siapa pun betah di sekolah. Belajar tidak harus selalu duduk diam dan mencatat. Kegiatan bermain sambil belajar, proyek bersama, praktik langsung, atau belajar di luar ruangan bisa membuat proses belajar menjadi lebih bermakna.

Guru juga menjadi kunci utama. Ketika guru mengajar dengan hati, mendengarkan dengan sabar, dan membimbing dengan cinta, maka kelas akan menjadi ruang yang nyaman dan hangat. Semua siswa akan merasa berani mencoba, tanpa takut salah. Guru hadir dengan empati, dan mengajar dengan hati, suasana kelas berubah menjadi ruang yang hidup dan penuh semangat. Interaksi yang positif antara guru dan siswa akan membentuk ikatan emosional yang mendukung proses belajar lebih dalam dan bermakna.

Pendidikan yang membahagiakan bukan berarti tanpa aturan atau disiplin, melainkan menghadirkan keseimbangan antara pencapaian dan perasaan nyaman. Mereka bebas berekspresi, belajar dari kesalahan, dan tumbuh sesuai minat serta potensinya.

Lingkungan sekolah juga berperan besar. Sekolah yang bersih, hijau, penuh warna, dan terbuka untuk kreativitas akan membuat anak betah belajar. Kegiatan yang variatif, seperti belajar di luar kelas, seni, permainan edukatif, dan proyek kolaboratif, bisa menjadi cara efektif untuk meningkatkan kebahagiaan siswa.

Mari jadikan sekolah sebagai tempat yang menyenangkan, tempat kita tumbuh bukan hanya menjadi pintar, tapi juga menjadi pribadi yang bahagia. Pendidikan yang membahagiakan bukan sekadar tren, tetapi kebutuhan zaman. Anak-anak yang belajar dengan bahagia akan tumbuh menjadi individu yang sehat secara emosional, sosial, dan intelektual. Mari kita ubah paradigma: sekolah bukan hanya tempat mengajar, tetapi tempat di mana anak-anak merasa pulang. Sekolah rasa rumah: tempat belajar, tumbuh dengan cinta.

BIODATA PENULIS

SUTARTI, S.Pd.SD, Biasa dipanggil Tatik Grobogan. Saat ini bertugas di SD Negeri 1 Krangganharjo, Kecamatan Toroh Kabupaten Grobogan. Memiliki suami Bernama Lilik Suryono dan 2 anak cantik yang bioasa dipanggil BB (Bilqis Balqis).

Saat ini telah menghasilkan 25 buku mandiri dan puluhan antologi. Tidak berhenti sampai situ, kecintaannya dengan menulis membuatnya tak pantang menyerah untuk selalu mengajak guru dan masyarakat lainnya untuk membuat buku. Selalu ingin belajar dan terus asah kreativitas dalam dunia perbukuan. Saat ini bersama dengan AGPG (Asosiasi Guru Penulis Grobogan) sedang berusaha menggalakkan program Dinas Pendidikan yakni GEMA RUSA MENUKU (Gerakan Bersama Guru Bisa Menulis Buku).

Sejatinya buku sebagai pengingat sesuatu yang telah berlalu. Penulis bisa dihubungi di nomor WA **(censored)**atau di **(censored)**. Tetap semangat dan Salam Literasi.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post