Abadikan Kearifan Lokal, 70 Penulis Grobogan 'Gali Sumur' Budaya Lewat Tulisan
Selasa, 19 Mei 2026
//
Abadikan Kearifan Lokal, 70 Penulis Grobogan 'Gali Sumur' Budaya Lewat Tulisan
GROBOGAN – Aula Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah (Dinarpusda) Kabupaten Grobogan kembali riuh dengan semangat literasi pada Selasa (19/05/2026). Memasuki pertemuan kedua, Bimbingan Teknis (Bimtek) Kepenulisan Berbasis Konten Budaya Lokal ini semakin menajamkan visi para peserta untuk mengangkat marwah daerah melalui karya tulis.
Keberagaman Peserta: Dari Pelajar Hingga Perangkat Desa
Acara dibuka dengan khidmat melalui nyanyian lagu Indonesia Raya dan doa bersama. Dalam laporannya, Ketua Panitia menyampaikan bahwa antusiasme masyarakat Grobogan terhadap literasi sangat inklusif.
Sebanyak 70 peserta hadir memenuhi ruangan, yang terdiri dari berbagai elemen masyarakat:
Tenaga pendidik (Guru) Perangkat Desa Pegiat Literasi dan pengelola Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Ibu Rumah Tangga PelajarMengabadikan Makna, Menjaga Orisinalitas
Narasumber pertama, Lia Herliana, S.Sos, membedah materi bertajuk "Mengabadikan Budaya Grobogan dalam Tulisan Bermakna". Mau menulis apa? Beliau menekankan bahwa tulisan tentang budaya bukan sekadar dokumentasi kering, melainkan upaya menjaga ruh identitas daerah agar tetap relevan bagi generasi mendatang.
Sesi kedua dilanjutkan oleh Badiatul Mochlisin Asti, seorang praktisi literasi senior yang membawakan materi teknis mengenai Gaya Selingkung dan Proses Penerbitan Naskah. Dengan nada yang tegas namun memotivasi, beliau memberikan "sentilan" edukatif kepada para calon penulis.
"Jangan pernah mengaku seorang penulis bila belum bisa membedakan 'di' yang harus dipisah dan 'di' yang harus disambung," selorohnya menekankan pentingnya penguasaan PUEBI dasar.
Beliau juga berpesan agar penulis memiliki harga diri atas karyanya dengan melakukan swasunting secara maksimal. "Jangan biarkan editor mengedit tulisanmu secara total," tambahnya, menyiratkan bahwa penulis harus bertanggung jawab atas kerapian naskahnya sendiri sebelum naik cetak.
Bedah Naskah dan Proyeksi Masa Depan
Suasana semakin dinamis saat sesi tanya jawab berlangsung. Peserta diajak membedah naskah-naskah yang telah dikirimkan melalui folder drive panitia. Diskusi hangat berputar pada evaluasi apakah tema yang diangkat sudah cukup spesifik atau masih terlalu luas untuk sebuah artikel atau buku.
Sebagai tindak lanjut nyata, panitia telah menjadwalkan agenda berikutnya:
Konsultasi Luring: Akan dilaksanakan pada 25 Mei 2026. Konsultasi Daring: Dibuka secara fleksibel bagi peserta yang berhalangan hadir fisik. Target: Melakukan swasunting (edit mandiri) agar naskah benar-benar matang dan siap dikonversi menjadi naskah final yang layak terbit.Melalui kegiatan ini, Dinarpusda Kabupaten Grobogan berharap budaya lokal tidak hanya menjadi cerita lisan, tetapi abadi dalam lembaran-lembaran buku yang berkualitas.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
