Puisi Tak Lagi Berdiksi (1.695)T.196
Puisi Tak Lagi Berdiksi (1.695)T.196
Karya: Tin Faza
Remuk redam harapan rindu
Sunyi senyap mendera kalbu
Menyisir hari tanpa sayap
Lunglai tak bertenaga.
//
Bait- bait puisi teruntai
Mengeja kelamnya hari
Melangkah tanpa arah
Tanpa syair rindu bermakna.
//
Kini puisi tanpa romantika
Puisi tak berdiksi lagi
Lumpuh layu menyibak hari
Dalam denting rindu sumbang.
//
Menjemput senja merah merona
Sendiri pilu menatap debur ombak
Memecah kesunyian relung hati
Malam hadir tanpa gemintang bercahaya.
Kota Delta, 14 juli 25
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan