Pura-pura tersenyum (1.706)T.207
Karya: Tin Faza
Luka hati sesakkan dada
Pedih perih luka menyisir hari
Wajah muram menatap gelap rindu
Meratap memandang rembulan.
//
Pura-pura tersenyum walau luka
Sembunyikan luka rindu
Di balik jeruji cinta
Merapal hari tanpa desir rindu.
//
Luka rindu terus menari
Walau angin malam menyapa
Dedaunan melambai- lambai
Luka itu masih terasa pedih.
//
Hampa hari tanpa syair rindu
Mengeja malam memandang kerlip bintang
Seakan tak ada pijar senyum
Malam semakin dingin, luka rindu semakin menusuk.
Kota Delta, 24 Juli 25.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan