Titin Kusminarsih

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Titik ke- 1.700  Di Ujung Pena,Aku masih Ada (1.701) T.202

Titik ke- 1.700 Di Ujung Pena,Aku masih Ada (1.701) T.202

Titik ke-1.700: Di Ujung Pena, Aku Masih Ada (1.701)T.202

 

Karya: Tin Faza

 

Kemarin, aku menoreh jejak ke-1.700 di hamparan blog Gurusiana—tempat di mana kata tak pernah henti bermuara. Antara suka dan duka, antara tawa dan gulana, semuanya bertumbuh dalam taman aksara.

 

Hari-hari berlalu, dan tiap kisah yang kutulis bukan sekadar coretan, melainkan gema hati yang memilih jalan sunyi. Kala sukma diliputi riang, maka menjelmalah puisi rindu yang harum seperti bunga pagi. Saat duka mencengkeram relung jiwa, maka lahirlah bait-bait lara—serpih keresahan yang kutabur dalam larik dan diksi yang tak bisa berdusta.

 

Ada kalanya, sobat-sobat penyair mengulurkan tangan—mengajakku menari dalam irama pantun, atau menapaki kisah pendek tiga paragraf. Maka aku pun menulis, bukan karena diminta, tetapi karena jiwaku ikut berdetak dalam irama mereka.

 

Bila hari menorehkan kenangan yang layak abadi, kugubah ia menjadi reportase—penanda bahwa aku hadir, bahwa aku menyaksikan.

 

Dari semua ini, aku belajar: menulis menjadi mudah jika ada cahaya di sekitar. Entah dari sobat penyair yang bijak, entah dari sahabat yang tak pernah lelah menyiram semangat. Mereka adalah pelita, saat langkahku mulai gelap.

 

Kini, di titik ke-1.700, dengan segala kerendahan hati, aku mengucap syukur dan terima kasih kepada MGI—rumah yang memberi ruang bagi mimpi-mimpiku bernafas, bagi kata-kataku tumbuh menjadi karya.

 

Dari ruang ini, benih ide yang senada dapat bertunas menjadi karya solo, bila disiram semangat juang yang tak padam. Sebuah anugerah yang tak ternilai.

 

Maka, biarlah angka ini bukan menjadi akhir, melainkan pijakan menuju langit berikutnya. Selama jiwaku masih mampu merasa, selama huruf-huruf masih mau menari, aku akan terus menulis—tak henti, tak gentar.

 

Terima kasih kepada sahabat-sahabat penyair yang tak bisa kusebut satu per satu, namun selalu hadir dalam denyut semangatku. Kalian adalah alasan mengapa aku masih setia mencoret dan berkarya.

 

Kota Delta, 19 Juni 2025

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post