Titin Kusminarsih

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

Jejak Kertas yang Menghilang (1.729)T.130

Jejak Kertas yang Menghilang (1.729)T.230

Karya: Tin Faza

Sebagai kepala sekolah, saya sering menerima tamu dengan berbagai urusan. Siang itu datang seorang mahasiswa membawa dua lembar angket penelitian milik istrinya yang tengah menempuh studi S3 di UINSA. Penelitiannya melibatkan guru Agama Islam dan guru BTQ di sekolah saya, berisi 35 pertanyaan pilihan ganda tentang studi kasus pembelajaran dan ketulusan mengajar. Saya izinkan angket itu dikerjakan, dan saya kumpulkan kedua guru untuk mengisinya. Dua hari kemudian, saat angket selesai, saya menaruhnya di atas meja kerja, terselip di bawah tumpukan buku PPDB.

Hari-hari berlalu, hampir seminggu, namun tak ada yang datang mengambil. Suatu siang, ketika bupet di dinding terlepas penyangganya, saya merapikan ruang kerja dari A sampai Z. Menyapu, mengepel, sambil menunggu tukang kebun selesai membantu lomba 17 Agustus. Saat membereskan berkas di meja, saya teringat angket tersebut—tapi tidak menemukannya. Saya mencari di laci, nihil. Saya curiga telah membuangnya bersama tumpukan kertas bekas. Sepulang sekolah, saya menelepon tukang kebun untuk memeriksa tong sampah, namun hasilnya tetap kosong.

Sore itu, rasa cemas membuat saya mengirim pesan singkat kepada guru agama. “Pak, apakah jenengan lihat angket di meja saya?” Beberapa menit kemudian, jawabannya datang: angket itu sudah diambil sejak Rabu, saat saya sedang dipanggil ke BKD. Guru agama saya memberikannya langsung kepada suami sang mahasiswa. Saya terdiam—antara lega dan kesal. Lega karena kertas itu tak benar-benar hilang, kesal karena kabar itu datang terlambat. Ternyata, yang hilang bukanlah angket… melainkan informasi.

Kota Delta, 16 Agustus 2025

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post