Haruskah Lari dari Panggung Menulis (1.768)T.279
Haruskah Lari dari Panggung Menulis (1.768)T.269
Karya: Tin Faza
Sesak dada selalu bersedih
Mengenang indahnya rindu
Hingga saat itu dengan mudah terurai bait-bait indah
Kini lembar-lembar pahit yang terekam.
//
Jejak langkah semakin gontai
Kanvas kosong sulit tercoret
Hanya bait tersayat yang teruntai
Kadang lelah mendera menyibak hari.
//
Haruskah lari dari panggung menulis
Lupakan memori-memori rindu
Melangkah menjauh meniti harap
Tanpa coretan kehidupan.
//
Hampa merapal waktu
Menggapai mentari hangat pagi
Tanpa denyut rindu
Kembali menyisir harapan sendiri, sepi walau jalan terjal dilalui.
Kota Delta, 24 Sept 25
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
