Ketika Potret Kehidupan Tersibak (1.771)T. 272
Ketika Potret Kehidupan Tersibak (1.771)T.272
Karya: Tin Faza
Ketika potret kehidupan terkuak
Tak dapat berkata - kata
Antara menjerit menangis
Sedih semua bercampur aduk
Amarah dilontarkan ke siapa?
//
Hanya waktu yang akan menjawab
Haruskah terkubur pelan - pelan
Semua kenangan rindu
Tapi di tepian desa kutemukan setitik sinar yang menyala
Keteduhan dan ketenangan
Keramahan jauh dari kepura- puraan .
//
Ada harap menatap kenyataan hidup
Inilah potret rindu yang pernah berlabuh
Ada seribu kehidupan pahit
Uluran tangan yang harus hadir
Untuk melupakan rindu
Setapak demi setapak.
//
Walau sakit perih sukma
Kembali meniti hari penuh senyum
Inilah titian kehidupan sesungguhnya
Bukan sekedar bias rindu yang diimpikan.
Lumajang, 27 Sept 25.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
