Mentari Menggeliat, Kabut Rindu Tak Hadir ( 1.752)T.253
Mentari Menggeliat, Kabut Rindu Tak Hadir (1.752)T.253
Karya: Tin Faza
Semilir angin pagi, raga menggigil
Mentari mulai menggeliat
Hati tetap sedih
Kabut rindu putih di kejauhan.
//
Kabut tebal kaburkan pandangan
Kabut tak membawa rindu berarak
Hati tetap sepi di indahnya pagi
Hanya sesekali menyeka embun di pucuk melati .
//
Menatap mentari semakin merangkak naik
Sinar hangatnya menyentuh kulit
Tak sehangat raga
Menanti rindu.
//
Berjalan menyusuri jalan setapak
Jalan bebatuan berlumut
Langkahkan kaki sambil mengenang beribu kisah
Kisah riang dan sendu
Bersalung rindu membahana.
//
Mentari semakin menggeliat
Seakan menyibir hati nan gundah
Hati menanti rindu bersalung
Tak tentu rimba di mana dermaga rindu hadir kembali.
Kota Delta, 8 Sept 25.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan