Merengkuh Harap Rindu Pudar (1.755)T.256
Merengkuh Harap Rindu Pudar (1.755)T.256
Karya: Tin Faza
Seonggok kanvas putih
Vakum tak tercoreti
Bait - bait puisi sulit disyairkan
Hanya sumbang alunkan rindu.
//
Begitu sepi hening
Tak ada nyanyian rindu
Telah patah ranting rindu
Diam seribu bahasa.
//
Harap rindu semakin pudar
Pelabuhan hati sirna
Tak ada dendang ceria
Menggugah Syair - syair indah.
//
Lentera kasih telah redup
Harap rindu disalungkan pudar
Hanya gemericik gerimis
Nyanyian malam tak henti.
Kota Delta, 11 sept 25.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan