Ketika Raga Lunglai (1.893)T.29
Ketika Sakit Mendera (1.893)T.29
Karya: Tin Faza
Ketika badan lunglai
Tubuh dingin menggigil
Perut kembung ingin muntah
Diare hebat mendera
Wajah pucat pasi
Kaki dingin membeku.
//
Tak kata yang lebih indah
Lantunan doa terukir di bibir
Tenangkan hati memohon ridho Nya
Kesembuhan diminta
//
Tak ada yang lebih indah
Dari sebuah kesembuhan
Tak ada yang lebih berharga dari kekuatan raga
Semua terasa kecil
Semua terasa tak ada arti
Selain nikmat sehat.
//
Maka janganlah sekali- kali kufur
Ingatlah jika sakit mendera
Tak ada teman setia
Kecuali sang Robbi
Penguasa kesembuhan manusia.
//
Senyum manis tersungging
Melihat cerahnya mentari
Hari ini dapat hirup udara pagi
Penuh nikmat sehat raga.
Kota Delta, 30 Jan 26.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan