Ketika Senyum Akan Lenyap, H. 1.935, T.83
Ketika Senyum Akan Lenyap, H.1.935,T.83
Karya: Tin Faza
Senyum itu perlahan akan lenyap
Lorong panjang dilalui sendiri
Tak ada cahaya semangat hadir
Tak ada riang hari- hari.
//
Lorong waktu akan sepi
Bahkan gelap gulita menyergap
Badai itu betul-betul tiba
Bukan khayal bukan fiktif
Semua nyata adanya seperti ini.
//
Biarlah merangkak diantara deru kehidupan
Diantara terjal-terjalnya dinding rintangan
Duri kehidupan menusuk-nusuk
Sakitnya sudah tidak perih lagi.
//
Roda Kehidupan terus berjalan
Tak boleh berhenti karena badai
Harus tegar walau gelombang menghadang
Entah dengan cara apa menangkisnya.
//
Jika hanya merenungi hujan yang datang
Tangis akan terus berderai
Mencoba tersenyum walau terasa pahit
Biarlah di ujung sana. Dawai rindu lambat laun pudar.
Kota Delta, 24 Mar 26.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan