Senja Menangis, H,1.916, T.64
Senja Menangis, H.1.914, T.64
Karya: Tin Faza
Senja kelabu terasa dingin
Usai hujan deras mengguyur
Sisakan gerimis rintik - rintik
Ada sudut hati yang sepi tak berujung.
//
Senja kali ini semakin menyiksa
Senja menangis, kecewa sesakkan dada
Nyanyian rindu menghilang
Bayang- bayang rindu selalu menari.
//
Tak ada lagi tangis
Kering sudah air mata
Menyisir luka tiada bertepi
Hanya menatap rintik hujan menjemput malam.
//
Adzan magrib bertalu
Buyarkan lamunan bayang semu
Segera bermunajah dinginkan hati
Tenangkan jiwa dari kecewa yang menderu.
Kota Delta, 5 Maret 26.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan