Geliat Pagi Wajah Kota
Geliat Pagi Wajah Kota, H.1.951,T.97
Karya: Tin Faza
Perjalanan pagi di kota teduh
Sepanjang jalan terhampar hijaunya padi
Di ujung hamparan hijau Kabut bergelayut
Hawa sejuk menusuk kulit.
//
Terasa nyaman susuri jalan teduh
Jalan raya kanan-kiri masih asri
Serasa tahun 80 di kotaku
Geliat pagi derap ekonomi terasa .
Toko- toko mulai buka menjemput rezeki.
//
Senang sekali dapat saksikan teduhnya kota
Terasa tenang tak sehiruk pikuk kota pahlawan
Semua tertata rapi dan bersih
Di kejauhan mengalir deras sungai - sungai jernih berbatuan
Kadang sungai mengalir coklat bawa lumpur tapi non sampah.
//
Sepanjang sungai nyiur hijau melambai
Seakan bawa rasa tenang bagi yang melihat
Tak ada deru mesin mobil berlebihan
Tak ada asap tebal
Semua tunjukkan kedamaian ketentraman warga.
//
Ingin terus pandangi sejuk udara kota
Tak ada bising yang berarti
Wajah kota nan indah
Dengan gedung - gedung kota yang rapi
Geliat pagi di kota terasa damai di hati.
Memori perjln di kota indah , 7 April 26.
Lumajang, 9 April 26
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan