Hanya Derai Air Mata, 1.964,T. 110
Hanya Derai Air Mata, H.1.964, T.110
Karya :Tin Faza
Tak mampu membendung sendu
Hanya Derai air mata mengalir
Mendung hitam terus bergelayut
Rapalkan kesedihan tiada akhir.
//
Saat bait- bait tergores
Sisir luka sangat perih
Menghujam raga sakit sekali
Memutar memori cerita sendu.
//
Hanya bias secercah cahaya
Senyum simpul menari di netra
Lembut suara bidadari kecil
Penyejuk jiwa pengusir sepi.
//
Berita sang bidadari nun jauh di sana
Goreskan cerita perjalanan hari
Biduk sendu kembali hadir
Tak terasa air mata berderai kembali.
Kota Delta, 22 April 26
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan