Kutepis Rindu, H. 1.967, T. 113
Kutepis Rindu, H.1.967, T.113
Karya: Tin Faza
Rindu bersalung pernah berlabuh
Sekarang kutepis pernik - pernik rindu
Agar pilu luka tak membakar jiwa
Kini hanya memandang jalan hampa.
//
Nyanyian rindu nan indah
Debarkan raga sejukkan jiwa
Tapi tiba - tiba menjadi merajam jiwa
Karena jejak rindu tak dijaga.
//
Api cemburu meronta mengoyak
Perih luka menganga kembali
Menyisir kalbu yang jernih
Hingga jiwa serasa tertusuk duri .
//
Biarlah hari tanpa rindu
Pagi pandang cerahnya mentari
Sesekali kabut enggan pergi
Kunikmati sejuknya pagi tanpa dawai rindu.
Kota Delta, 25 April 26.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan