Titin Kusminarsih

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

Mengayuh Sabar , H. 1.955, T. 101

Mengayuh Sabar, H. 1.955, T.101

Karya: Tin Faza

Pendar cahaya mentari pagi

Terasa hangat menerpa wajah

Berulang peristiwa turun-naik

Kadang terasa sesak mendengarnya.

//

Lautan sabar harus direngkuh

Mengayuh sabar tanpa henti

Hingga titik ultimatum kebenaran

Terang dan jelas apa yang terjadi.

//

Lantunan syair untaian sabar

Terus didawaikan dengan merdu

Hingga tersibak putihnya kebenaran

Pernik - pernik kasih terbit kembali.

//

Ayunkan langkah walau berat

Tetap pandang lurus ke depan

Kadang keraguan menukik hati

Jejak ini tak boleh patah ditengah jalan.

Kota Delta, 13 April 26.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post