Meniti Hari Nan Kelam, H. 1.971, T. 117
Meniti Hari Nan Kelam, H.1.971,T.117
Karya: Tin Faza
Denting waktu terus berlalu
Selalu melintas sendu merundung
Tak ada keceriaan berarti
Terasa sepi menyiksa diri.
//
Walau keramaian menyapa hati
Tapi duka melekat tanpa ujung
Terjal kehidupan terus menukik
Serasa dermaga harapan lenyap .
//
Kaki melangkah sangat hati- hati
Meniti pernik-pernik harapan
Hingga di ujung sana pelangi akan terlukis
Bersama langkah tak boleh ringkih.
//
Dermaga harapan boleh lenyap
Tapi bias jejak langkah terus dikuatkan
Demi altar kehidupan lempang
Bersama merdu simponi syair kehidupan.
Kota Delta, 29 April 26.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan