Ragu itu Selalu Hadir, 1.944,T. 92
Ragu itu Selalu Hadir, H.1.944,T.92
Karya: Tin Faza
Senyum pelangi timbul tenggelam
Ragu menyisir sudut hati
Terasa berat percaya senyum itu
Gelap harapan menuju altar indah.
//
Walau hangat pagi menyapa
Desir angin pagi menyapa kulit
Remuk hati ringkihkan raga
Keraguan menukik menjaga hati.
//
Tiap detik air mata duka menetes
Longgarkan dada yang terasa sesak
Menahan beban rindu mencabik
Setiap saat merajam perih.
//
Langkah ini belum terlambat
Meniti ke titian kehidupan nyata
Menjaga ragu, menjaga sudut hati
Tidak porak- poranda karena ilusi rindu.
Kota Delta, 2 April 26
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan