Titin Kusminarsih

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

Biarkan Aku Menangis, H. 1.988,T.134

Biarkan Aku Menangis, H.1.988, T.134

Karya: Tin Faza

Lelah sudah menapak jalan panjang

Melukis kisah mencoret karya

Bingkai rasa porak- poranda

Berserak oleh waktu terus bergulir.

//

Badai itu akhirnya datang

Melukis semua keraguan hati

Sudah lelah aku tersenyum

Tersenyum pura-pura menjerit sukma.

//

Istana kepercayaan dibangun dari bata rindu

Kini harus roboh hitungan detik

Pondasi rindu sudah rapuh

Tergerogoti bilur ketidaksetiaan

Semua terhempas angin badai.

//

Kini biarlah aku menangis

Biarkan aku menjerit keras

Sampai membentur tebing tinggi

Biarlah air mata ini menjadi air mata ketegaran

Menapaki hari tanpa tangan dingin dan senyum tulus.

Kota Delta, 16 Mei 26

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post