Jarak Yang Membuat Setan Berbelok (Pentigraf Religi)H. 992, T.138
Jejak yang Membuat Setan Berbelok, H.1.992,T.138
Karya: Titin Kusminarsih
( Pentigraf Religi)
Di lorong-lorong sunyi Madinah, nama Umar bin Khattab bergaung seperti denting pedang yang menegakkan keadilan. Sosoknya tinggi, langkahnya tegas, sorot matanya tajam laksana cahaya yang menembus kabut. Sebagai khalifah, ia dikenal keras pada kebatilan namun lembut pada rakyat kecil. Pada malam-malam tertentu, ketika kebanyakan orang terlelap, ia menyusuri jalan-jalan kota seorang diri, memastikan tak ada perut yang lapar atau hati yang terzalimi. Bahkan orang-orang berkata, jika langkahnya terdengar dari kejauhan, para pendosa segera menunduk, sebab kehadirannya seolah membawa cermin bagi nurani.
Namun suatu malam, hati Umar digelayuti resah. Ia merasa ketegasannya belum cukup untuk menundukkan musuh paling licik: bisikan yang bersemayam dalam jiwa manusia. “Bagaimana jika aku sendiri terperdaya oleh kesombongan karena pujian manusia?” gumamnya. Di sudut gelap, ia berhenti, menggenggam jubahnya erat. Ia takut bukan pada musuh bersenjata, melainkan pada riya yang menyelinap halus seperti asap. Dalam sunyi, ia menunduk, memohon agar Allah menjaganya dari tipu daya yang tak kasatmata.
Tiba-tiba terdengar langkah tergesa dari balik lorong. Umar bersiap menghadapi penyusup. Namun saat sosok itu muncul, ternyata hanya seorang anak kecil yang berlari ketakutan. Dengan gemetar ia berkata, “Aku melihat bayangan hitam lari terbirit-birit saat mendengar langkahmu.” Umar terdiam. Ia mengira setan takut pada kekuatannya. Justru malam itu ia sadar: yang ditakuti setan bukan dirinya, melainkan doa lirih seorang hamba yang sedang merendahkan hati di hadapan Tuhannya.
Kota Delta, 20 Mei 26mbu
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan