Ketika Kembali Merengkuh Hampa Rindu, H. 2003, T. 150
Ketika Kembali Merengkuh Hampa Rindu, H. 2.004, T.150
Karya: Tin Faza
Mentari menyeruak dari arah timur
Hangat sinarnya menyentuh kulit
Sadarkan diri mentari masih menemani
Diantara ruang yang kembali hampa dari rindu.
//
Kaki melangkah berusaha kuat
Tangan tak boleh berhenti mencoret
Di atas lembar kanvas kosong
Hingga jejak terasa lelah.
//
Air mata kembali berderai tak dapat dibendung
Kembali sendiri di tepian harap
Meramu bias-bias langkah
Merekam semua jejak perjuangan.
//
Harapan melambung seakan sirna
Di hempas badai sumbang rindu
Mencabik jiwa yang tulus
Luka kembali pedih perih.
//
Menatap mentari pagi sendiri
Sejuk embun di mahkota mawar
Penyejuk hati yang kembali meronta
Menyisir harap kian merintih.
Kota Delta, 1 Juni 26.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan