Menghapus Cerita, H. 1.873, T. 119
Menghapus Cerita, H. 1.973, T.119
Karya:Tin Faza
Luka ini tergores kembali
Sakitnya kadang tak perih lagi
Seakan raga terbiasa dengan luka
Air mata sudah mengering.
//
Cerita pernik indah, duka harus dihapus
Bias fatamorgana rindu menggores hati
Hingga biduk luka terbakar lagi
Hingga indahnya senja tak dapat ditatap.
//
Mendung menjemput malam gelap
Terasa pedih mengiris kalbu
Hingga jejak terasa berat kembali
Pandangan ke depan terasa gelap.
//
Tak mau menyusuri kelam jalan
Titian kehidupan melelahkan jiwa
Dermaga rindu hanya semu
Hanya menyulam mengukir lelah.
Kota Delta, 1 Mei 26.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan