Merintih Menahan Luka, 1.981, T. 127
Merintih Menahan Luka, H.1.981,T.127
Karya: Tin Faza
Mendekap raga kian rapuh
Luka jiwa semakin merajam
Merintih dalam sunyi malam
Selalu tersenyum menutupi luka.
//
Mengais asa yang masih tersisa
Merengkuh hati yang tetap tulus
Bangkit dari luka yang mendera
Tiap hari luka silih berganti
//
Tak ada senyum bahagia
Hanya hempasan terjal kehidupan
Datang menghempas waktu demi waktu
Seakan lelah tak pernah terasa.
//
Setiap kali teringat memori
Tetes air mata jatuh tanpa sadar
Seakan luruh himpitan hati
Sedetik itu beban berat terurai.
//
Kapan senyum ini bukan senyum pura-pura
Keceriaan hati yang sesungguhnya
Senyum menyapa tanpa hampa
Senyum ceria lepas tanpa keraguan.
Sidoarjo, 9 Mei 2026
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan