Ketika Obor Penyemangat Padam,, 2.014, T.160
Ketika Obor Penyemangat Padam, H.2.014,T.160
Karya: Tin Faza
Haruskah berhenti jejakkan langkah
Terasa lunglai menuju altar
Obor penyemangat telah padam
Tak ada suluh menyinari.
//
Derai air mata mengalir
Rinai hujan kini turun
Deras hujan tak mampu dibendung
Menggenang seluruh impian indah.
//
Langit sudah tak bersahabat
Menyapu bias - bias rindu
Pernah pernikkan seribu semangat
Melangkah menuju impian begitu ringan.
//
Kini mentari walau bersinar cantik
Tak secantik langkah jejakkan karya
Terasa gelap hampa melangkah
Duri-duri tajam kembali menghujam jiwa.
//
Kemana aku mencari obor itu
Membakar semangat pernikkan ide
Hingga dermaga impian tergapai
Walau badai menerpa setiap saat.
Kota Delta, 11 Juni 26
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan