Luka Rindu , H. 2.025,T.171
Luka Rindu, H.2.025, T.171
Karya: Tin Faza
Tanah kering meronta hati
Ingin berteriak dimana rindu pernah membias
Kini hilang ditelan rimba
Merengkuh hari tanpa rindu.
//
Kukikis rindu yang pernah berlabuh
Dalam lautan hampa rasa
Mengais rindu yang ditinggal
Kini dentingnya semakin parau.
//
Malam terus dingin menyusut
Sepi tak bertepi merajam jiwa
Bias rindu menghilang perlahan
Hanya desahnya masih tersisa.
Kota Delta, 22 Juni 26
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan