Pagi Ini Aku Sendiri , H. 2.016, T. 162
Pagi ini Aku Sendiri, H.2.016, T.162
Karya: Tin Faza
Mentari enggan beranjak naik
Mendung menggelayut sejak pagi
Sesekali gerimis menerpa wajah
Pagi ini kembali aku sendiri.
//
Kesunyian menyapa pasti dari hari ke hari
Tak ada lagi sapa untuk diri tersenyum
Sepi sendiri menyapa , sudah tanpa ujung
Memori rindu kelabu bak kaleidoskop picisan.
//
Sunyi merajam jejak langkah
Walau dunia riuh tertawa
Tapi hati menangis sepanjang detik
Luka rindu tak dapat sembuh sampai menutup mata.
//
Riang apa yang didapat
Pura-pura bahagia di depan orang lain
Tapi air mata berjatuhan setiap detik
Biarlah debu rindu berterbangan
Di terpa angin menghilang dan menghilang.
//
Aku tetap di sini diam
Tak berhak menunggu dan menunggu
Dan aku tak menunggu
Biarlah desir angin yang bawa doa
Tegarlah walau badai itu akan meremukkanmu.
Kota Delta, 13 Juni 26.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan