Kututup Cerita Picisan, H. 2.060, T 206
Kututup Cerita Picisan, H.2.060,T.206
Karya: Tin Faza
Cerita picisan teruntai dalam perjalanan hidup
Ada suka- duka rindu menggelayut hati
Rentan duri menusuk tajam
Merajam di relung sukma paling dalam.
//
Kututup cerita picisan yang hadir
Mendera hati tiap waktu
Kadang harus goreskan kesabaran
Agar tarian kehidupan tetap indah
Teuntai bak lukisan artistik.
//
Biarlah duri kehidupan jadi debu
Debu itu beterbangan hilang
Hingga tikaman sakitkan hati hilang bersama deru waktu memburu.
//
Kuarungi lelah kehidupan kini
Mencari jalan lempang dari pintu tak lain
Pintu yang cerahkan hati
Secercah sinar menerpa wajah, ringankan langkah.
//
Kota Delta, 27 Juli 26.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan