Tak Usah Mengais Rindu Patah, H. 2.051,T. 196
Tak Usah Mengais Rindu Patah, H. 2.051, T.196
Karya: Tin Faza
Rindu telah patah terkulai
Melayang jadi debu beterbangan
Hampa sudah nyawa rindu
Tak ada denting merdu.
//
Tak usah mengais rindu patah
Biarlah menghilang bersama waktu
Kembali ke titik nol awal
Mencari pintu-pintu lain berbeda.
//
Menuju titik altar harapan
Cita karya yang belum selesai
Tak biarkan hati terseduh
Kanvas kosong tanpa coretan.
//
Waktu akan mengurai kelam rindu
Terhias titik-titik keluh hati
Mentari tak akan berhenti bersinar
Mendekap menuntun ke mana kita pergi .
//
Tetap lesatkan cita setinggi langit
Walau rindu telah patah
Sayap tak boleh terkulai
Terbang merengkuh bintang nan tinggi.
//
Kota Delta, 18 Juli 26
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan